Minggu, 03 Oktober 2010

Ketidak Damaian

Ketidak-damaian adalah
tanda penuh kasih yang secara khusus
ditujukan kepada jiwa baik yang
sedang mendahulukan kesenangan
sementara.
Maka, semakin kita yakin atas
kebenaran yang kita nasehatkan,
harus semakin tinggi kualitas
kesabaran kita.
Tugas kita bukanlah menjamin
terjadinya perubahan kepada yang
membutuhkan perbaikan, tetapi
menjadi penyampai nasehat dengan
cara yang sepengasih mungkin.

Masa Tua

Tahun ini telah menua,
dan segera datang satu tahun baru
lagi, meskipun kita belum tentu
membijak dan lebih mampu.
Kita menua, melemah, melupa, dan
melambat. Itu sebabnya kita harus
membangun kemandirian finansial
untuk membiayai masa tua yang lebih
kuat daripada penurunan kesehatan.
Biaya hidup di masa tua itu tidak
murah.
Janganlah sampai menjadi orang tua
yang sakitnya diperburuk dengan
penyesalan.

Permohonan Manusia

Tuhan kami yang Maha
Pengasih dan Maha Penyayang,
Dengan tulus kami memohon
agar Engkau membangunkan kami
esok pagi
sebagai jiwa yang baru,
yang lapang nafas dan damai hatinya,
yang lembut kasih sayangnya,
yang mudah menerima nasehat baik,
yang enggan meneladani yang buruk,
yang Kau mudahkan rezekinya,
yang damai dan ceria keluarganya,
yang bersahabat luas,
dan yang berperan baik di masyarakat.
Amien

Tujuan

Tujuan dari semua upaya
kemanusiaan
adalah kedamaian dan perdamaian.
Kedamaian adalah suasana hati,
dan perdamaian adalah suasana
persaudaraan dan persahabatan.
Kita tidak mungkin bisa hidup damai,
jika hati kita sendiri tidak setia kepada
yang benar dan yang sabar.
Siapa pun yang sejatinya merdeka
untuk memilih,
akan memilih kedamaian dan
perdamaian.
Putuskanlah segala sesuatu dari hati
yang damai.

Ibunda

Kebijakan Ibunda
menentukan kemuliaan kehidupan.
Dia yang melahirkan, memelihara, dan
mematangkan anak-anak dan
memuliakan suaminya, dan
menjadikan keluarganya landasan
kuat bagi kebaikan bangsanya.
Maka wajarlah jika wanita
menggunakan kepekaan intuisi dan
ketajaman logikanya, untuk memilih
pria yang terbaik, yang akan
dimuliakannya sebagai suami dan
kepala keluarga.
Ibu adalah pemulia kehidupan.

Cara Menjalani Hidup

Sesungguhnya hidup kita harus mempunyai tujuan, harus memiliki cita-cita. tanpa tujuan dan cita-cita yang jelas, hidup tidak akan memiliki makna apa-apa. hidup harus mempunyai tujuan sekaligus cita-cita. tetapi apakah cita-cita dan tujuan hidup merupakan hal yang utama dan yang pertama dalam hidup dan menata hidup ini? tujuan hidup bukanlah hal yg utama serta yang pertama memaknai hidup ini. karena walaupun kita memiliki tujuan hidup yang bagus dan baik, yang terarah dan terfokus, yang dapat di capai dan di gapai, tetapi kalau kita tidak memiliki prinsip hidup. maka semuanya akan hancur berantakan dan tidak berarti apa-apa, hanya sia-sia. hiduplah dengan tujuan dan cita-cita. jalanilah hidup ini dengan prinsip hidup yang jelas.